Jari tangan dan jari kakinya ada lima ya pak..

Sebentar lagi mau lebaran yang saat itu jatuh pada tanggal 13 Oktober 2007 dimana orang-orang sibuk dengan segala urusan menyambut Idul Fitri.Sementara saya sedang siaga 1 nih ! menyambut kelahiran putri pertama kami yang kemungkinan lahirnya pas Lebaran kata dokter di rumah sakit Gandaria Jakarta Selatan. Hati kecil saya bilang “wah jangan-jangan lahirnya sama dengan saya pas lebaran kedua “.

My Angel just born..

My Angel just born..

Setelah menunggu menunggu akhirnya lebaran tiba juga yaitu tanggal 13 Oktober 2007 dimana pada tanggal tersebut istriku sudah pembukaan 1 tapi kata dokter “gpp kok masih boleh pulang nanti kalo ada apa-apa telpon saya” akhirnya lebaran pertama saya dan keluarga lebaran dirumah orang tua istri saya yang kebetulan rumah kontrakan saya juga di dekat rumah mertua jadi gampang kalo ada apa-apa apalagi kalo gak ada makanan hehe. Setelah silahturahmi  ke orang tua saya dan saudara-saudara saya dan ternyata si kecil belum ada tanda-tanda kelahiran juga nih.. hm..

Dihari kedua yaitu 14 Oktober 2007 yaitu 2 Syawal 1428H dimana 31 tahun lalu saya lahir juga menurut tanggalan Islam. jam 1 siang jdwl CTG, ternyata sdh masuk pembukaan 2..lalu kami minta izin dl untuk silaturahmi ke kerabat kami, yg tempat tinggalnya tdk jauh dr Rs. Gandaria, suster berkata ‘boleh, tp jam 4 sdh balik kesini ya….sampai gandaria sambil menunggu kamar siap saya mengantar istri saya memutari taman. Tepat jam 5 sore istri saya mulai ada kontraksi 15 mnt sekali, setelah itu lgs 5 menit skali,  dengan harap-harap cemas, maklum perdana nih…mau jadi Bapak.

Panjang cerita, akhirnya istri saya masuk ruang operasi jam 9.30 malam dan mulailah “keajaiban” itu terjadi dimana saya tepat disamping istri saya sambil memberi support, terkesima, bengong, campur aduk deh..menurut orang memang biasa biasa tapi ini adalah moment dimana terlihat kebesaran Allah SWT. Jadi bertambah sadar arti kata ” jangan ngelawan orang tua kamu” disini saya lihat gimana istri saya berjuang hidup dan mati demi melahirkan si kecil, jadi kebayang waktu saya dilahirkan dan dosa-dosa saya pada orang tua..:(

Detik demi detik banyak pelajaran, hikmah yang saya dapatkan akhirnya terlihat kepala sikecil sebesar kepalan tangan mungkin lebih kecil . Subhanallah saya melihat kebesaran Allah ketika proses melahirkan tersebut. Rada susah kayaknya jabarin dengan kata-kata.Akhirnya putri tercinta kami  lahir kurang lebih jam 11 malam dengan berat badan 2.9 Kg

Setelah saya adzan dan komat di telinga putri saya, dan direbahkan ke dada istri saya dengan mata berkaca-kaca saya dan istri saya menatap putri kami telah lahir dengan selamat. Setelah itu putri kami dibawa ke ruang sebelah untuk dibersihkan dan saya mengikuti si asisten dokter itu. Setelah sampai diruangan sebelah sambil membersihkan si kecil dari kotoran yang menempel di tubuhnya, asisten dokter tersebut sambil meilhat saya berkata ” jari tangan dan jari kakinya ada lima ya pak ” plong rasanya mendengar kata-kata itu dan akan selalu saya ingat dalam hidup saya.

Dari pengalaman menakjubkan diatas banyak yang dapat saya pelajari yang mana  terkadang kita lupa bersyukur atau tidak “mudeng” dengan keberkahan dan rezki yang telah diberikan selama kita lahir di dunia ini oleh Allah tidak henti-henitnya. Allah begitu murah hatinya memberikan kita kesehatan sampai saat ini, masih bisa melihat ,membaca tulisan ini dengan kedua mata ini, masih bisa ketik dengan 10 jari ini, masih bisa duduk sempurna dibangku ini,  masih menghirup udara gratis di ruangan ini, masih bisa berjalan dengan dua kaki dengan sempurna dan masih banyak lagi. Saya pernah mendengar dari seseorang motivator ” Jadikanlah syarat bahagiamu sekecil mungkin” jadi kita gampang bahagianya. Seperti salah satu contoh diatas kita masih dapat bernafas dengan sempurna sementar ada orang yang masih dibantu dengan tabung oksigen dan masih banyak lagi.

Alhamadullilah, terima kasih Ya Allah kau telah memberikan putri yang sempurna semoga menjadi putri yang sholehah, berbakti kepada orang tua, dan menjadi mujahidah agamaMu..Amiien.Akhirnya saya menamakan putri saya Khosyi Aidillana dan satu lagi yang membuat saya bahagia Khosyi lahir sama dengan saya yaitu 2 Syawal (lebaran ke-2) dan dengan jam yang hampir sama, Alhamdulliah.

Salam bahagia dihati kita semua

Wassalam

Udet dan Keluarga

Advertisements

7 thoughts on “Jari tangan dan jari kakinya ada lima ya pak..

  1. wah jadi begiu kisah haru biru dan bahagianya khosyi….ihi ihi….sekarang dia
    sudah besarrrrrrrr……alhamdulilah..

    mudah2an khosyi dn papa mamanya selalu
    dalam lindungan ALLAH swt.amiinnnnnnnnnnnnn………..

    cmangat!!!!!!!!!

    post at : 2009-01-18 21:38:49 ( from udetstudio.com )

  2. wah memang benar om perasaan waktu nungguin ngelahirin emang bikin terkesima, bengong, campur aduk pokoknya semua campur lebur jadi satu kalah dah naik jet coster. Yang paling penting ibu ma anak selamat sehat wal afiat amin..

    Mana lagi om foto anak loe jangan foto bapaknya mulu dah bosen gue liat tiap hari di kantor… 😆

    Salam Etos Kerja

    post 2009-01-19 04:35:10 ( from udetstudio.com )

  3. coba tanya sama teh rina, sakit ga pas ngelahirin 😦 mana gw sama uda rencana punya 12 anak .. 🙂 doain gw ya det segera bs ngasih kyoshi temen main 😉

    post 2009-01-28 17:29:12 ( from udetstudio.com )

  4. jari tangan dan kakinya ada lima ya pak……… aduhhhhhhhhhhh.. deg2an juga ya mendenger kalimat itu pertama kali.. :woohoo:

    post 2009-02-27 22:24:55 ( from udetstudio.com )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s