Belajar Disiplin Dari Nafas

Beberapa hari lalu saya membaca timeline twitter dari salah satu budayawan favorit saya mas Prie GS. Mas Prie  saya kenal dari talkshownya di radio Smart FM. Tema-nya selalu simple banget baik itu cuma masalah hujan, ombak, laba2 , semut dll pokoknya hal-hal yang biasa kita jumpai sehari2.  Namun dari tema yang sederhana tersebut Mas Prie dapat meng-explore menjadi suatu bahasan yang luar biasa penuh makna, inpsirasi, provokasi  dan menarik pastinya lengkap dengan guyonan khas Mas Prie.

Oke lanjut, kali ini tema yang Mas Prie angkat adalah disiplin, yang ternyata gak perlu jauh2 kita belajar tentang dispilin ini hanya cukup belajar dari tubuh kita sendiri. Berikut kuliah twittnya :

(1). Guru disiplin itu tak jauh dari dirimu. Tengok saja nafasmu. Dengar pula detak jantungmu.

(2) Jadi, dari awal, cuma disiplin yang sanggup membentuk keberadaanmu.

(3) Maka jika engkau lengah dari disiplin, sesunguhnya engkau sedang lengah pada keberadaanmu.

(4) Jika engkau lengah, maka keberadaanmu hilang hampir setengah. Engkau bisa saja datang tapi tak berarti hadir.

(5) Datang tak bikin genap, pulang tak bikin ganjil, itulah kasta pribadi lengah.

(6) Maka penting bagimu dan bagiku untuk kembali menengok guru-guru disiplin ini. Disiplin bentuk, disiplin isi.

(7) Benar cari menarik nafasmu, tetapi keliru cara hembusmu itu hanya setengah disiplin. Nafas selalu tertip tarik, tertip embus.

(8) Maka jika gagal disiplin sapalah nafasmu. Bayangkan kalau ia membalas ketidakdisiplinan itu, selesai sejarahmu.

(9). Perbesar rasa malumu pada nafas. Karena di saat engkau gagal disiplin pun ia tetap disiplin.

(10). Jadi latihan disiplin sebetulnya sesederhana itu. (Sudah ah… malu rasanya sok jadi guru.)

Mantaaf, terus terang pada saat saya membaca twit ini saya sedang berperang dari kemalasan untuk melakukan sholat Isya secara disiplin ontime.

Alhamdulilah berkat twittnya Mas Prie saya merasa malu dan berdosa karena kurang bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikanNYA berupa organ2 tubuh kita yang bekerja tiada henti 24 jam, disiplin, tertib dan serba otomatis sejak kita dilahirkan di dunia sampai saat ini saya posting.

Sangat sederhana sekali belajar disiplin dari nafas kita yang selalu disiplin tarik, disiplin buang..

Semoga bermanfaat.

Pengen follow mas prie sila di follow @Prie_GS

udet

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s