karya masterpiece dari teman

Sampai sekarang gw masih terkagum-kagum ampe nganga sendiri liat hasil prakarya dari temen kantor yang lagi gak ada kerjaaan tapi menurut gw ini bisa menjadi pekerjaan yang menjanjikan sesuai dengan passion dia. Gimana gak sampe nganga dari sebuah lighter (korek api gas ) yang gw gak abis pikir dia bisa jadiin sebuah karya “masterpiece” dijadiin miniatur motor dan detail banget dari stangnya, knalpot racing 2 , bangku ala motor balap, tangki bensin, dan 2 roda yang bisa muter dan jalan kalau gw dorong, KEREN !

That’s the Human Being whatever you can imagine with our faith, just do it and miracle will happen !

Advertisements

menemukan kebahagiaan dari hal sederhana 1

Hidup di kota Jakarta penuh dengan percepatan dari bangun pagi, orang2 sibuk untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk berangkat ke kantor, beraktivitas, bangunin anak untuk sekolah, sarapan, nganter anak sekolah , cek bbm, twitter, facebookan dan sebagainya. Hal-hal ini kebanyakan kita lakukan dengan percepatan dan rata-rata sampai tidak sadar, pikiran dan badan terkadang tidak dalam satu tempat. Badan masih dirumah lagi sarapan namun pikiran udah di kantor mikirin meeting, kerjaan, target dan target. Badan lagi nyetir mobil/motor di jalan,  pikiran udah sampe kantor atau di tempat lain..

Inilah fenomena yang saya coba perhatikan hidup di kota Jakarta termasuk saya juga terkadang mengalami hal2 di atas :D. Namun pelan-pelan saya coba memperlambat untuk menemukan kebahagian dari hal-hal yang biasa paling sederhana yang terkadang kita anggap hal tersebut sudah biasa atau lumrah.

Dari bangun tidur mencoba untuk diam sejenak tarik nafas yang dalaaamm..buaangg dan mengucapkan syukur Alhamdulllilah atas diberikan kehidupan dihari ini.

Dikala mandi bersyukur masih dilimpahkan sumbernya kehidupan yaitu air yang masih jernih langsung dari kamar mandi dirumah, tidak usah beli air atau ambil dari sumur atau naik gunung dulu jadi tinggal buka keran airpun mengalir deras. Untuk mensyukuri air ini saya mencoba menggunakan secukupnya, seperlunya.

Makan tinggal makan 4-5 langkah dari kamar sudah tersedia di meja makan sarapan kumplit bumbur gandum, roti lengkap dengan mentega, mesus, dan segelas air putih  mineral

Kepikir gak gandum, mentega, air mineral itu asal muasalnya dari mana ? dari perkebunan yang diolah petani, dari pegunungan lanjut ke pabrik untuk diolah sedemikian rupa, kebayang kan perkebunan, pabrik itu jauh banget dari rumah kita namun rezeki itu datang hanya beberapa langkah saja dari kamar kita sudah tersedia di meja makan.

Saya mencoba terus untuk menemukan kebahagian dari hal-hal yang sederhana yang terkadang  lewat dari mata bathin saya yang tertutup oleh percepatan aktivitas sehari-hari. Kebahagian dan ketenangan itu adanya diperlambatan bukan dipercepatan begitulah kata mas Arvan Pradiansyah dengan ilmu Happiness-nya .

Sehabis postingan ini  saya blogwalking ke blognya Nico Wijaya dan menemukan video mas  Edward Suhadi yang menemukan makna kebahagiaan dari hal-hal yang sederhana dengan melakukan traveling ke pedalaman Halmahera Selatan selama 3 Minggu untuk keluar dari percepatan kehidupan di kota Jakarta.

hujan

Teringat tahun 2010 lalu pas Jakarta hampir setiap hari hujan lihat twit, comment temen2 pada complaint agar supaya hujan berhenti termasuk saya hehe..

Di tahun 2011 ini sampai bulan September Jakarta kering, panas, dan lihat twit, comment temen2 pada complain juga supaya turun hujan dan saya coba bekerja keras agar tidak ikut complain juga hehe..

Yup itulah manusia, dikasi ini minta itu, dikasih itu minta ini 🙂

Saya coba ambil pelajaran dari fenomena di atas yaitu panas, hujan, adem, kering, dsb adalah ketentuanNYA complain gak complaint yaa tetep panas atau yaa tetep hujan tinggal pilih mana ?

Pasti ada hal yang bisa kita syukuri baik ketika panas masih untung punya rumah untuk berteduh, air rumah masih ada, masih ada AC atau kipas angin dll. Ketika nekad bersyukur dan fokus apa yang kita punya barulah minta kepada Tuhan apa yg kita mau, inilah seninya berdoa puas dengan yang ada tapi pengen 🙂

Hari ini Kamis 15 September 2011 setelah Jakarta lama tidak turun hujan akhirnya hujan cukup lebat dan Alhamdullilah sudah sampai rumah dari kantor.

Nikmat sekali mencium aroma air hujan yang bercampur tanah, nikmat sekali membiarkan pintu rumah kebuka agar hawa hujan, angin sepoy2 masuk kedalam rumah, nikmat sekali mendengar suara hujan ini. Saya coba menikmati setiap detik moment hujan ini.

Ya Alloh jadikanlah hambamu ini hamba yang selalu “ngeh” atas segala nikmatMU

 

belajar dari setan

Setan sangat mengenali manusia apapun sifat manusia itu setan selalu tau banget sifat manusia.

Setan ahli filsafat dan psikologi

Setan ahli marketing
Setan selalu sabar dalam branding produknya yaitu neraka 🙂 walaupun manusia itu sendiri sudah menjadi ahli surga namun setan terus-menerus branding dalam segala arah baik itu media cetak, televisi, film, radio, lagu, tempat, suasana, kesempatan, dll dan lebih esensi masuk ke hati kita semua 🙂

Setan ahli dalam sales
Ini juga patut dicontoh yaitu setan tidak pernah memaksakan produknya dia hanya penggoda sejati namun tidak memaksa 🙂

Setan mempunyai kesabaran yang tinggi
Setan mempunyai tingkat kesabaran yang tak terbatas dan tak pernah menyerah bener kan ? 🙂

Pembahasan mengenai setan ini saya dapatkan dari talkshow mas Arvan Pradiansyah di radio Smart FM 95.90 FM setiap hari Jumat jam 07:00-08:00 WIB

Semoga menjadi bermanfaat walaupun kita membahas tentang setan

 

udet

beginilah kira-kira

Sabtu kemarin jalan2 ke giant BSD dengan keluarga lewat di deretan kursi2 yang dijual dengan konsep yang menarik. Pas ngeliat ini terlintas display kursi2 ini melambangkan secara simbolis situasi politik di Indonesia. Langsung ngeluarin BB jepret ! walaupun rada2 tengsin diliatin orang2 lewat hehe..

Siapa yang mau jabatan yang tinggi, pengen jadi walikota, jadi gubernur, pengen duduk di kursi DPR, pokoke apa aja tinggal dipilih sesuai harga yang tertera di label harganya..

Beginilah kira-kira politik di Indonesia 🙂

udet