hari ini usiaku 5 tahun

Hari ini usiaku 5 tahun  Alhamdullilah, akhirnya setelah beberapa kali aku selalu tanya Mami Papiku

“masih lama gak mih,pih ulang tahun kakak?” hehe..

14 Oktober 2012 ini Khosyi berumur 5 tahun walaupun kata Papi, ” Kak, nanti pas ulang tahun mamih kerja luar kota ya ? ”

“Gak apa apa Pih kan masih ada Papih hehe..” jawab aku

Tapi Sabtu 13 Oktober 2012 kita jalan2 sama dengan sahabat baruku Yasmin yang tinggal satu komplek denganku kebetulan Papa Mama Yasmin lagi kerja, yaaa kita ajak aja jalan2 ke Gandaria City sama adikku Rakeem dan mba2ku..
Ini dia liputannya dan di foto sama papiku 🙂

 

sepiring berdua dengan sobatku Yasmin

cheese !!

Adikku Rakeem

Have Fun

with Hello Kitty

Rakeem

Happy Birthday Khosyi

My Birthday Gift

Sunday Morning

Ayo Buka Kado

Kepangan Dari Mami

Nganter Mami ke Bandara

Terima kasih Mami Papi Rakeem semoga Khosyi menjadi anak yg solehah, berbakti kepada orang tua, taat beribadah, dan menjadi anak yang bermanfaat untuk orang tua, keluarga, saudara, dan bangsa Indonesia. Untuk Mami Papi, Khosyi selalu mendoakan agar selalu dalam Ridho Alloh SWT, selalu dimudahkan segala urusannya, sukses mulia dalam karier dan makin sayang sama kakak Khosyi dan Rakeem Amieen.

kh0syi

*postingan ini saya bacakan di depan putriku Khosyi 🙂

 

Advertisements

di diri dia ada Dia

Suatu ketika anak-anak Bani Israil berkata pada Musa ” Wahai Musa, kami ingin mengundang Tuhan untuk makan malam bersama kami. Tolong katakan pada Tuhan agar Ia mau menerima undangan kami!” Dengan penuh kemarahan Musa menjawab, ” Tidaklah kalian tahu bahwa Tuhan melampaui kebutuhan akan makanan?” Tetapi tatkala Musa naik ke bukit Sinai, Tuhan mengatakan padanya, ” Mengapa kamu tidak memeberitahukan undangan makan malam itu pada-Ku? Hamba2-Ku telah mengundang-Ku; katakan pada mereka Aku akan datang pada perjamuan makan malam mereka hari Jumat Malam.”

Musa mengabarkan hal itu pada Bani Israil dan kemudian setiap orang membuat persiapan besar selama beberapa hari. Pada Jumat malam, seorangtua datang dari perjalanan yang jauh. ” Aku sangat lapar ” katanya pada Musa. ” Mohon beri aku sesuatu untuk kumakan.” Musa mengatakan, ” Sabarlah, Tuhan akan datang. Bawalah timba ini dan ambilah air di sumur. Kamu juga akan membantu melayani Tuhan.” Orang tua itu mengambil air dan meminta makanan lagi, tetapi tidak seorang pun memberinya makanan sebelum Tuhan tiba. Waktu berjalan, detik demi detik, tapi akhirnya setiap orang mulai protes pada Musa yang telah menipu mereka.

Musa naik ke bukit Sinai dan berkata, “Tuhanku, aku malu di hadapat setiap orang karena Kau tidak datang sebagaimana yang telah Kau janjikan.” Tuhan menjawab., ” Aku datang. Aku mendekatimu, tetapi ketika Aku katakan bahwa Aku lapar, kamu menyuruh-Ku untuk mengambil air. Kuminta lagi tetapi kau suruh untuk melayani. Baik kamu maupun umatmu tidak bisa menyambut-Ku dengan penuh kehormatan.”

“Tuhanku, seorang  lelaki tua datang dan minta padaku makanan. Tetapi dia adalah mahluk hidup belaka.”

“Aku bersama hamba-Ku itu. Menghormatinya berarti juga menghormati-Ku. Melayananinya berarti melayani-Ku. Seluruh kolong langit dan isi bumi terlalu kecil untuk memuat-Ku, tetapi tidak demikian dengan hati hamba-hamba-Ku. Aku juga tidak makan dan minum, tetapi menghormati hamba-Ku adalah juga menghormati-Ku. Memperhatikan mereka berarti memerhatikan-Ku.

Begitulah kisah yg saya kutip dari bukunya mas Syahril Syam, The Secret of Attractor Factor. Jleb banget pas kata2

“Seluruh kolong langit dan isi bumi terlalu kecil untuk memuat-Ku, tetapi tidak demikian dengan hati hamba-hamba-Ku”

Sesungguhnya di diri dia (manusia) ada DIA.

di diri dia ada Dia

Suatu ketika anak-anak Bani Israil berkata pada Musa ” Wahai Musa, kami ingin mengundang Tuhan untuk makan malam bersama kami. Tolong katakan pada Tuhan agar Ia mau menerima undangan kami!” Dengan penuh kemarahan Musa menjawab, ” Tidaklah kalian tahu bahwa Tuhan melampaui kebutuhan akan makanan?” Tetapi tatkala Musa naik ke bukit Sinai, Tuhan mengatakan padanya, ” Mengapa kamu tidak memeberitahukan undangan makan malam itu pada-Ku? Hamba2-Ku telah mengundang-Ku; katakan pada mereka Aku akan datang pada perjamuan makan malam mereka hari Jumat Malam.”

Musa mengabarkan hal itu pada Bani Israil dan kemudian setiap orang membuat persiapan besar selama beberapa hari. Pada Jumat malam, seorangtua datang dari perjalanan yang jauh. ” Aku sangat lapar ” katanya pada Musa. ” Mohon beri aku sesuatu untuk kumakan.” Musa mengatakan, ” Sabarlah, Tuhan akan datang. Bawalah timba ini dan ambilah air di sumur. Kamu juga akan membantu melayani Tuhan.” Orang tua itu mengambil air dan meminta makanan lagi, tetapi tidak seorang pun memberinya makanan sebelum Tuhan tiba. Waktu berjalan, detik demi detik, tapi akhirnya setiap orang mulai protes pada Musa yang telah menipu mereka.

Musa naik ke bukit Sinai dan berkata, “Tuhanku, aku malu di hadapat setiap orang karena Kau tidak datang sebagaimana yang telah Kau janjikan.” Tuhan menjawab., ” Aku datang. Aku mendekatimu, tetapi ketika Aku katakan bahwa Aku lapar, kamu menyuruh-Ku untuk mengambil air. Kuminta lagi tetapi kau suruh untuk melayani. Baik kamu maupun umatmu tidak bisa menyambut-Ku dengan penuh kehormatan.”

“Tuhanku, seorang  lelaki tua datang dan minta padaku makanan. Tetapi dia adalah mahluk hidup belaka.”

“Aku bersama hamba-Ku itu. Menghormatinya berarti juga menghormati-Ku. Melayananinya berarti melayani-Ku. Seluruh kolong langit dan isi bumi terlalu kecil untuk memuat-Ku, tetapi tidak demikian dengan hati hamba-hamba-Ku. Aku juga tidak makan dan minum, tetapi menghormati hamba-Ku adalah juga menghormati-Ku. Memperhatikan mereka berarti memerhatikan-Ku.

Begitulah kisah yg saya kutip dari bukunya mas Syahril Syam, The Secret of Attractor Factor. Jleb banget pas kata2

“Seluruh kolong langit dan isi bumi terlalu kecil untuk memuat-Ku, tetapi tidak demikian dengan hati hamba-hamba-Ku”

Sesungguhnya di diri dia (manusia) ada DIA.